Rabu, 09 Desember 2020

Hal-Hal Yang Diperbolehkan Saat Meminang

 

Hal-Hal Yang Diperbolehkan Saat Meminang

 

Apa saja yang boleh dilakukan oleh seorang laki-laki terhadap wanita yang hendak dia pinang? Syariat islam memberi penjelasan beberapa hal tersebut sebagai berikut:

v  Nadhar (Melihat) Wanita yang Hendak Dipinang.

Disunahkan bagi seorang laki-laki untuk melihat wajah wanita yang hendak dipinangnya, dan apa saja yang mendoronganya untuk menikahinya. Hal ini berdasarkan dalil dari jabir bin Abdullah Rahdiyallahu Anhu, Rasulullah bersabda,

“Jika di antara kalian melamar wanita, maka bila mampu melihat suatu yang menarik untuk menikahinya, maka hendaknya ia lakukan.” (Shahih: HR.Imam Abu Daud)

Al-A’masy berkata, “Setiap pernikahan yang terjadi tanpa diawali dengan melihat calon masing-masing, maka akan berakhir dengan penyesalan dan kegelisahan.(Ihya Ulumuddin, al-Ghazali, 2/55.)




Jabir Rahdiyallahu Anhu berkata, “Ketika aku meminang wanita dan Bani Salamah, maka aku menyelinap di balik sesuatu hingga aku mampu melihat sesuatu darinya yang manarikku untuk menikahinya.(Shahih: HR.Imam Abu Daud)

     Riwayat ini menjadi dalil bahwa boleh melihat dalam kondisi wanita sedang tidak siap walaupun wanita tersebut tidak rela dan kurang berkenan.

     Dari Mughirah bin Syu’bah Rahdiyallahu Anhu, ia berkata, bahwa ketika dia melamar seorang wanita, Rasulullah bersabda kepadanya,

“Sudahkan kamu melihatnya?”Ia berkata,”Belum.”Nabi bersabda, “Lihatlah wanita tersebut karena hal itu akan lebih membuat langgeng kalian berdua.”(Artinya lebih membuat langgeng kesetian di antara kamu berdua).(Shahih: HR. Imam at-Tirmidzi dalam sunanya, no.1865).

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa melihat wanita yang hendak dinikahi terdapat maslahat demi keutuhan hubungan perkawinan dan kokohnya ikatan rumah tangga.

v  Anggota Tubuh yang Boleh Dilihat

Seorang laki-laki dianjurkan melihat wanita yang hendak dinikahinya cukup sekali saja. Peristiwa itu dilakukan dalam satu majelis dan harus disertai mahram.

Imam Syaukani Rahimahullah menegaskan, “Telah terjadi selisih pendapat di anatara para ulama tentang bagian tubuh wanita yang boleh dilihat saat dipinang. Jumhur ulama hanya membolehkan wajah dan kedua telapak tangan saja. Daud adz-Dhahiri berkta, ‘Boleh melihat seluruh tubuhnya,’ sementara Imam al-Auza’i menyatakan, boleh melihat anggota tubuh yang berdaging. Secara zhahir, hadits-hadits khitbah membolehkan melihat anggota tubuh wanita yang dipinang baik dengan seizinnya atau tidak. Sedangkan menurut Imam Malik, harus dengan seizinnya.(Lihat Kitab Nailul Authar, Syaukani, 6/521)

Pendapat yang logis dan realistis adalah pendapat jumhur ulama bahwa anggota tubuh wanita yang boleh dilihat dalam proses nadhar (melihat calon pasangan), hanya wajah dan kedua telapak tangan dan tidak boleh yang lainnya. Karena pada wajah tergambar kecantikan dan pancaran keindahan tubuh, sedang dari kedua telapak tangan dapat diketahui subur atau tidaknya seorang wanita. Keduanya boleh berbicara akan tetapi tidak boleh berjabat tangan karena dia masih berstatus orang lain dan tidak halal baginya hingga proses akad nikah berlangsung.

v  Wanita Juga Dianjurkan Melihat Calon Suami

Nadhar bukan hanya berlaku dan didominasi kaum laki-laki saja. Kaum wanita juga dianjurkan untuk melihat calon pasangannya, karena apa yang membuat kaum laki-laki tertarik berlaku juga untuk kaum wanita. Anjuran agar wanita melihat calon pasangannya sebelum menikah merupakan ketetapan agama yang harus diperhatiakan setiap wanita yang hendak menikah, karena Allah Ta’ala berfirman,

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf.”(QS.Al-Baqarah:228)

Imam al-Qurthubi Rahimahullah berkata,”Ayat di atas berlaku untuk seluruh hak-hak pernikahan.(Tafsir al-jami’li Ahkamil Qur’an, Imam al-Qurthubi,3/82)

Umar bin Khathab Rahdiyallahu anhu menegaskan, “Janganlah kamu menikahkan putrimu dengan laki-laki yang buruk wajahnya, karena wanita tertarik dengan ketampanan laki-laki seperti layaknya kaum laki-laki tertarik dengan kecantikan wanita.(Majmu Syarah Muhadzdzab, Imam Nawawi, 17/214.)

v  Mengenal Karekter Calon Pasangan

Seorang muslim yang menginginkan istri shalihah sebaiknya mengenal secara baik karakter, akhlak, dan kecantikan calon istrinya seperti yang telah dijelaskan di atas. Perangai dan akhlak bisa diketahui dari tabiat atau informasi dari orang-orang terdekat, baik sahabat, tetangga, atau melalui orang-orang yang bisa dipercaya. Bisa juga dari keluarga maupun sahabat dekatnya, seperti ibu atau saudara perempuannya.

Dalam bersahabat, seorang muslim dianjurkan mencari teman yang baik agama dan akhlaknya, karena seseorang sangat tergantung dengan agamanya temannya. Jadi, bagaimana dengan pasangan hidup yang akan menjadi teman abadi dan setiap hari mengadakan kontak batin, komunikasi dan interaski? Tentu lebih dianjurkan untuk mencari yang baik agama dan akhlaknya. Setiap calon pengatin mutlak perlu mengenal secara dalam dan detail calon pasanganya, karena Nabi bersabda,

“Seseorang tergantung agama temannya maka hendaklah seorang diantara kalian melihat teman bergaulnya.”(Shahih: Imam Abu Daud dalam sunannya, no.4833; at-Tirmidzi dalam sunannya, no.2379).

Al-Ghazali berkata, “Tidak ada seorang pun yang mampu memberi keterangan yang baik tentang karakter dan kelebihan seorang wanita kecuali orang yang paham pribadinya, jujur ucapannya, dan mengenal secara detail baik dari sisi lahir maupun batin. Jangan mengambil informasi dari orang yang condong kepadanya, karena tidak bisa obyektif dan cenderung berlebihan dalam menyanjung, jangan pula megambil dari orang yang menyimpan rasa hasad sehingga banyak terjadi kekecewaan setelah menikah karena merasa tertipu atau dibohongi.(Ihya Ulumuddin, Abu Hamid al-Ghazali,2/55).

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 84-90, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin

 

 

 

Sabtu, 28 November 2020

Wanita Yang Boleh Dipinang

 

Wanita Yang Boleh Dipinang

 

Tidak semua wanita boleh dipinang. Agar tidak salah meminang wanita yang dilarang, hendaknya setiap laki-laki mengetahui mana wanita yang boleh dipinang dan mana yang tidak. Pada dasarnya, wanita boleh dipinang setelah terbebas dari dua penghalang di bawah ini:

Pertama: Penghalang syar’i. Hendaknya tidak terdapat penghalang syar’i yang menghambat pernikahan dengan wanita tersebut. Apabila terdapat penghalang syar’i, misalnya adanya hubungan mahram, wanita tersebut tidak boleh dipinang. Baik hubungan mahram tersebut berlaku secara abadi atau sementara.

Kedua: Tidak ada laki-laki lain yang lebih dahulu meminangnya dengan pinangan yang sah, Rasulullah bersabda,

“Seorang mukmin adalah saudara mukmin yang lain. Maka tidak halal baginya membeli pembelian saudaranya dan melamar lamaran saudaranya hingga ia meninggalkannya. (Shahih: HR. Iman Bukhari)



v  Melamar Wanita yang Sedang Menjalani Iddah

Syariat islam mengharamkan seorang laki-laki meminang wanita yang sedang menjalani iddah, baik iddah wafat, talak raj’i, maupun talak ba’in. Apabila seorang wanita sedang menjalani massa iddah dari wafat, laki-laki boleh melamarnya dengan cara sindirian, bukan terus terang. Karena hubungan pernikahan telah putus dengan kematian suaminya, sehingga suaminya tidak mempunyai hak atas istrinya. Namun, untuk menjaga perasaan keluarga atau ahli waris, maka diharamkan untuk mengajukan lamaran secara terus terang berdasarkan firman Allah Ta’ala.

“Dan tidak ada dosa bagi kamu meminang wanita-wanita itu dengan sindirian atau kamu menyembunyikan (keinginan mengawini mereka) dalam hatimu. Allah mengetahui bahwa kamu akan menyebut-nyebut mereka, pada waktu itu janganlah kamu mengadakan janji mengawini mereka secara rahasia, kecuali sekedar mengucapkan (kepada mereka) perkataan yang makruf. Dan janganlah kamu berazzam (bertetap hati) untuk akad nikah sebelum habis iddahnya. Dan ketahuilah bahwasanya Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu; maka takutlah kepadaNya.” (Al-Baqarah : 235)

Wanita yang dimaksud dalam ayat di atas adalah wanita yang sedang menjalani iddah wafat. Sedangkan yang dimaksud dengan ta’ridh atau sindirian dalam ayat di tersebut adalah seseorang yang ingin menikah dengan ungkapan, “Saya mempunyai keinginan untuk menikah”, atau “kamu akan mendapat pengganti yang lebih baik.” Oleh karena itu, memberi hadiah dibolehkan karena hal itu termasuk dari ta’ridh (sindirian).

Bagi wanita yang menjalani iddah dari thalak raj’i, siapa saja haram melamarnya. Sebab, wanita tersebut masih memiliki ikatan yang sah dengan suaminya dan suaminya berhak merujuknya kembali kapan saja. Sementara, jika wanita sedang iddah ba’in, laki-laki lain diharamkan mengajukan pinangan secara terang-terangan karena hak suami masih ada, dan suami berhak kembali dengan akad baru. Apabila orang lain mengajukan lamaran dengan terus terang, tindakan tersebut merupakan bentuk penodaan terhadap hak orang lain. Tapi bila dengan cara sindiran, maka para ulama berbeda pendapat, namun yang shahih adalah boleh.

Seorang laki-laki boleh memuji-muji dirinya dihadapan wanita yang sedang menjalani masa iddah untuk mengungkapkan keinginannya untuk menikah dengannya dalam bentuk sindirian, karena hal tersebut dilakukan oleh Abu Ja’far Muhammad bin Ali bin Husain.

Kesimpulanya, tashrih (berterus terang) dalam mengajukan lamaran pada wanita yang sedang menjalani semua bentuk iddah, hukumnya haram. Adapun mengajukan lamaran dalam bentuk sindiran boleh dilakukan kepada wanita yang sedang menjalani masa iddah ba’in dan iddah wafat. Sementara itu, haram hukumnya melakukan lamaran dalam bentuk sindirian, apalagi terang-terangan, kepada wanita yang sedang menunggu iddah raj’i, karena suaminya paling berhak atasnya.

 



Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 80-84, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin

Kamis, 15 Oktober 2020

Wanita Yang Tidak Disukai Laki-Laki

 

Wanita Yang Tidak Disukai Laki-Laki

 

Haiii girls....haiii hawa....haiii akhwaty fillaah....

Mau tahu tidak sifat wanita yang tidak disukai oleh laki-laki dan tidak diharapkan menjadi pendamping hidupnya? hmmm....penasaran???

Okay....Let’s check it out!

v  Wanita Lancang dan Suka Mengantur Suami

Setiap laki-laki merindukan pendamping hidup yang shalihah, taat beragama, tunduk kepada Allah Ta’ala dan RasulNya , mau diatur dalam beragama, dan bersedia mengikuti bimbingan suami. Kaum laki-laki benci terhadap wanita yang suka berkuasa, suka mengatur suami, dan mau menang sendiri, bahkan suaminya seringkali dianggap tidak ada. Wanita semacam ini jarang mengajak suaminya musyawarah, atau tidak melibatkan nya dalam mengatur masalah rumah tangga. Allah Ta’ala berfirman,

“Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.” (An-Nisa’:34)



v  Wanita yang Senang Membuat Keruh Suasana

Laki-laki tidak menyukai sosok wanita yang senang membuat kerah suasana dan gemar membuat retak hubungan orang lain. Wanita semacam ini akan puas jika orang lain hidup berantakan dan kacau-balau. Dia cenderung bersikap curiga, berprasangka buruk, mudah menuduh, serta tidak nyaman menyaksikan suasana damai dan tenang. Adapun ucapan dan perbuatan seseorang, selalu ia nilai buruk sesuai hawa nafsunya. Ia tidak pernah berpikir positif dan tidak bersikap obyektif dalam menanggapi setiap masalah.

v  Wanita yang Pintar Bersilat Lidah, Berorasi, dan Berbasa-basi

Laki-laki tidak menyukai wanita yang banyak bicara, pintar bersilat lidah, pandai berkelit, ahli orasi, atau berbasa-basi. Wanita yang semacam ini selalu ingin menonjolkan diri, pamer kemampuan dan kehebatan, ingin semua pendapatnya dituruti dan tidak mau dibantah.

v  Wanita Egois

Wanita egois tidak mau melayani, sebaliknya selalu minta dilayani. Ia sibuk dengan urusan dan kepentingannya sendiri. Ia sering menyendiri, tidak mau diganggu siapa pun seakan-akan dia hidup sendirian tanpa orang lain. Jika ia berkumpul bersama orang lain maka hampir tidak ada kontak batin sedikit pun. Keberadaannya seperti ada dan tiada.

v  Wanita Tomboy

Wanita tomboy adalah sosok wanita yang senang meniru dan menyerupai gaya laki-laki. Ia selalu berusaha memahamkan orang lain bahwa tidak ada perbedaan antara laki-laki dan wanita, selalu berpegang teguh pada prinsip emansipasi dan keseteraan gender. Ia berusaha menyerupai laki-laki dalam cara berbicara, mode pakaian, gaya bertingkah laku, cara bergaul dan bertutur kata, sehingga sifat kewanitaan yang menjadi daya tarik bagi kaum laki-laki menjadi hilang.

v  Wanita Pasif

Wanita pasif adalah sosok yang tidak punya gagasan dan inisiatif. Bila berumah tangga maka semua beban rumah tangga menjadi tanggung jawab suami. Bahkan, ia hanya puas menjadi orang yang menunggu perintah dan komando. Ia ibarat robot, tidak bergerak kecuali setelah digerakkan tombolnya, laksana box ATM, tidak mau aktif bekerja kalau tidak diprogram atau dimasuki kartu ATM.

v  Wanita Penentang

Dalam pikiran wanita penentang hanya ada satu prinsip, tidak mau tunduk kepada siapa pun serta tidak mau mengikuti kemauan siapa pun juga, termasuk suami.

v  Wanita Monoton

Wanita monoton adalah sosok wanita yang menganggap bahwa pernikahan adalah tujuan hidup terakhir, dan setelah itu, semua dianggap selesai. Tidak ada cita-cita dan harapan setelah menikah. Maka gaya hidup nya menjadi monoton dan tidak punya harapan. Hidup menjadi kurang bersahaja dan bergairah.

v  Wanita Pendusta

Wanita pendusta dan gampang berbohong bukan cerminan akhlak orang beriman sebagaimana firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongn hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.” (An-Nahl:105)

v  Wanita Pembual

Wanita pembual adalah sosok wanita yang suka mengobrol tanpa ada tujuan dan faedah. Ia berbicara tanpa kontrol dan tidak menghiraukan lawan bicaranya. Setiap saat, ia membuat suaminya pusing dan gelisah. Ia juga senang berorasi tanpa manfaat, gemar ghibah (membicarakan orang lain) dan namimah (adu domba), serta suka memindahkan pembicaraan tanpa memikirkan akibatnya.

Okay girls....mungkin hanya segitu yang bisa saya share semoga bermanfaat....

Dan....

Jangan lupa di share link nya ke teman-teman biar semakin bermanfaat dan dapat pahala aamiin.

J

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 60-68, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 

Rabu, 14 Oktober 2020

Wanita Idaman Pria

Wanita Idaman Pria

Wanita seperti apakah yang disukai oleh laki-laki? Apakah anda termasuk di dalamnya?Inilah wanita-wanita yang cenderung disukai secara umum oleh mayoritas laki-laki, dan diimpikan menjadi pasangan hidupnya.

v  Wanita Beragama dan Ahli Ibadah

Kaum laki-laki yang berakal akan memilih wanita yang kuat agamanya. Sebab, wanita yang mengamalkan agamanya dengan baik pasti akan takut kepada Allah, baik saat bermuamalah dengan suaminya maupun dengan orang-orang di sekitarnya.

v  Berakhlak Mulia

Akhlak yang mulia merupakan cerminan baiknya agama seseorang. Wanita yang berakhlak mulia selalu memperhatikan sikap, perbuatan, dan perkataannya saat bergaul dengan orang lain, terutama kepada suami atau keluarganya. Berusaha mempererat hubungan dengan suaminya dan menumpuk benih-benih cinta agar tercipta ketenangan jiwa sebagaimana yang dikehendaki Allah Ta’ala, sehingga yang terdengar di tengah keluarganya hanya perkataan manis yang mencerminkan rasa kasih sayang, sebagaimana sabda Rasulullah ,

“Sesungguhnya orang yang paling baik di antara kalian adalah yang bagus akhlaknya. (Shahih: Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam shahihnya, no.3559)



v  Berparas Cantik dan Menawan Hati

Tidak ada laki-laki yang tidak tertarik dengan wanita yang cantik dan seksi mempesona, anggun penampilannya, serta indah tatapan matanya. Namun, sebaiknya laki-laki memilih wanita yang cantiknya sedang saja. Janganlah memilih wanita yang sangat cantik, karena wanita semacam ini cenderung membanggakan kecantikannya. Ia tidak merasa rugi sekiranya kehilangan suami, karena yakin akan banyak laki-laki lain yang mau menerimanya sebagai istri. Wanita yang memiliki pemikiran semacam ini cenderung bersikap manja dan berlaku tidak sopan kepada suaminya. Tapi, jangan pula memilih wanita yang terlalu kurang kecantikanya karena akan mengurangi hangatnya cinta.

v  Cerdas dan Terampil

Utamakan wanita yang cerdas, cerdik, tenang, tidak mudah panik dalam menghadapi masalah, serta terampil dan cekatan menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga.

v  Memiliki Status Sosial Terhormat

Kaum laki-laki cenderung memilih wanita yang sederajat dalam status sosial agar ia tidak mudah menyombongkan diri dan tidak mudah mencela suaminya.

v  Sehat Jasmani dan Ruhani

Kesehatan dan kebugaran jasmani sangat diperlukan karena bisa menjadi faktor penumbuh kemesraan dan kebahagian, sedangkan kesehatan ruhani memberi ketenangan.

v  Wanita Sederhana

Kaum laki-laki mengutamakan wanita yang sederhana untuk ia pilih sebagai pedamping hidupnya. Mereka cenderung menghindari wanita yang boros, sebab sifat boros sangat tercela, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah temanya setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhan nya.” (Al-Isra:27)

v  Memiliki Keterampilan Mengatur Rumah Tangga

Setiap laki-laki berharap mendapatkan pendamping hidup seorang wanita yang pandai mengatur dan menguasi masalah rumah tangga, dari mulai membersihkan rumah, memasak, sampai mengurus anak-anaknya.

v  Wanita yang Siap Hidup Sengsara

Wanita yang memahami makna pernikahan pasti menyadari pentingnya memelihara kehormatan, suka membantu, memiliki sifat qonaah, sederhana, serta siap hidup sengsara. Jauhilah wanita yang memandang kehidupan pernikahan bagaikan burung yang bebas terbang di angkasa, atau seperti kupu-kupu yang dapat berpindah-pindah di antara popohonan sesuka hatinya, atau seorang wanita yang hanya bisa hidup manja.

Semua faktor tersebut di atas memang mempunyai pengaruh, akan tetapi bukan faktor utama dan mendasar untuk meraih kebahagian pernikahan. “Kebahagian pernikahan dapat diperoleh lewat tangan istri. Istrilah yang dapat mengubah rumahnya menjadi surga ataukah menjadi neraka yang dipenuhi dengan bara api.

Janganlah kamu anggap karena faktor harta maka hidup menjadi bahagia. Betapa banyak wanita kaya raya namun suami mereka kabur dari sisinya. Jangan pula kamu anggap karena faktor anak-anak yang cerdas kehidupan menjadi mesra, karena ada wanita yang melahirkan sepuluh anak, namun suaminya justru merendahkannya atau bahkan menceraikannya.

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 47-60, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 


Senin, 12 Oktober 2020

Laki-Laki Yang Belum Pantas Menikah

 

Laki-Laki Yang Belum Pantas Menikah

 

Teruntuk para wanita apakah kalian tahu seperti apakah laki-laki yang belum pantas untuk menikah? Jangan sampai kalian menikah dengan laki-laki seperti ini yaa......

Berikut diantaranya sifat laki-laki yang belum pantas menikah :

Ø  Laki-laki “Anak Mama”

Jangan tertipu dengan penampilannya yang mungkin sangat baik; tutur katanya lembut, perasaannya sensitif, gayanya manja, penampilanya gemulai, serta lebih senang menghabiskan sebagian waktunya di rumah saja.

Ø  Laki-laki Pelit

Laki-laki pelit biasanya memiliki banyak uang, tetapi tidak begitu terlihat secara kasat mata, baik di dalam acara-acara resepsi atau pertemuan-pertemuan, kecuali bila ia diundang secara resmi. Satu hal lagi, laki-laki semacam ini cenderung terlambat menikah hingga usia tua.


Jika berhadapan dengan laki-laki pelit, hendaknya seorang wanita yang bakal menjadi calon istrinya berani mengatakan, “Aku adalah wanita yang paling boros di muka bumi ini.”

Ø  Pecandu Olahraga

Laki-laki pecandu olahraga senang memiliki badan tegap, pemberani, selalu siap diajak bermain bola atau olahraga yang dia sukai untuk menghilangkan stres, dan selalu mengutamakan pakaian, gaya dan penampilannya sport.

Ø  Pecandu Mode Pakaian

Anda pernah bertemu laki-laki dengan dandanan sangat rapih, sangat percaya diri, dan tidak pernah ketinggalan mode? Laki-laki semacam itu adalah tipe laki-laki pecandu mode pakaian. Pengetahuannya tentang dunia mode selalu up to date dan hhafal segala merek.

Ø  Laki-laki Suka Berganti-ganti Wanita

Laki-laki yang suka berganti-ganti wanita tidak selalu tampan. Mungkin saja memiliki penampilan yang biasa saja. Standar, tidak terlalu ganteng tapi juga tidak jelek. Pada diri laki-laki semacam ini, biasanya terdapat sesuatu yang membuat wanita terpikat dan jatuh hati karena ia terlihat baik. Bisa jadi karena dia selalu memperlakukan wanita dengan perlakuan istimewa, bahkan semua mendapatkan cinta dan perhatian yang sama.

Ø  Pengkhayal dan Tidak Punya Pendirian

Laki-laki pengkhayal, jika sekilas dipandang akan terlihat teduh, tidak banyak bicara, kalem, suaranya lembut, komunikasinya lamban, dan terkadang keberadaanya di tengah komunitas tidak menonjol. Daya tariknya terletak pada sifatnya yang diselubungi misteri.

Seorang wanita yang pertama kali mengenalnya akan merasakan sesuatu misteri yang membuatnya penasaran. Laki-laki semacam ini lebih senang mendengar dari pada berbicara, dan anda akan dibuat terkesima saat dia tersenyum dan menunjukkan kelembutannya.

Ø  Pengarang Cerpen atau Roman

Laki-laki pengarang cerpen sering kita jumpai dengan penampilan sebagai berikut, mengenakan kacamata eksotis, selalu memegang majalah atau buku, ketika berbicara sekilas tampak sangat luas pengetahuannya dan mengaku tahu banyak tentang tabiat dan kejiwaan orang.

Ø  Pecandu Pekerjaan dan Profesi

Anda mungkin pernah bertemu dengan seorang laki-laki yang sangat serius dalam memerhatikan profesi dan pekerjaan, sangat cerdas dalam mengatur masa depan ekonomi, banyak cita-cita dan harapan dalam bisnis, dan kurang mempunyai waktu sepanjang hari. Ya, laki-laki semacam inilah yang disebut laki-laki pecandu pekerjaan dan profesi.

Laki-laki ini mampu memikat wanita saat pertama kali berkenalan, dengan gayanya yang menawan dan tampak selalu sukses dalam setiap kegiatannya. Namun, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengannya hendaknya anda memikirkan keadaan kehidupan nanti pasca-pernikahan, karena laki-laki pecandu pekerjaan seperti ini, setiap saat selalu merasa waktunya sempit karena banykanya rencana hidup. 

Ø  Laki-laki Sok Romantis

Laki-laki sok romantis berperangai lemah-lembut, tutur katanya sangat romantis, tidak mempunyai banyak teman, dan sejak matahari terbit hingga terbenam hidupnya hanya ingin diabadikan untuk anda. Saat pertama kali mengenalnya, mungkin sikap tersebut mengelitik perasaan anda.

Laki-laki semacam ini memiliki sifat yang sangat sensitif. Semua temannya sepakat bahwa dia hanya ingin anda mencintainya dengan tulus, maka dia akan mencintai anda dengan tulus juga.

Dia selalu siap melakukan apa saja untuk anda. Bahkan dia bersedia menemani anda sepanjang waktu. Namun, ada yang harus anda waspadai karena sikapnya tersebut menuntut anda untuk setiap saat menemaninya dan bermesraan dengannya.

Ø  Dingin Terhadap Wanita

Penampilan laki-laki yang dingin terhadap wanita adalah, ia sangat bersemangat menetap hidup, ceria, dan senang berbicara soal politik. Ia juga sangat pandai mengatur waktu untuk mengatur jadwalnya bertemu orang lain.

Laki-laki semacam ini mungkin saja memikat hati anda karena saat pertama mengenalnya, ia sangat antusias berbicara masalah wanita dan gender, sehingga anda merasa akan mendapatkan segala kemuliaan dan kehormatan jika hidup bersamanya. Dan, suatu hal yang paling menarik darinya adalah ia sama sekali tidak suka acara olahraga.

Tapi, laki-laki semacam ini tidak akan mau berkorban seperti yang anda lakukan karena itu bertentangan dengan prinsipnya. Misalnya, ia tidak mau membayar ketika makan bersama di rumah makan, atau ia tidak mau membantu ketika anda sedang membutuhkan bantuannya. Dia pun sangat pandai berkelit dan melepaskan diri dari tanggung jawab materi yang harus ia tunaikan kepada anda dengan alasan untuk kepentingan dan kesejahteraan masa depannya.

Terhadap laki-laki semacam ini, jangan ragu-ragu mengatakan, “Aku suka laki-laki mandiri dan realistis yang bisa menjadi tempat bergantung dalam hidup.”

 Okay girls....mungkin hanya segitu yang bisa saya share untuk kalian, dan teruntuk para wanita yang akan menikah jangan sampai salah pilih pasangan hidup yaa hihii....

Semoga bermanfaat :)

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 38-47, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

  

Jumat, 09 Oktober 2020

Laki-Laki Dambaan Wanita

 

Laki-Laki Dambaan Wanita

Laki-laki seperti apakah yang disukai oleh wanita? Apakah anda termasuk di dalamnya? Inilah beberapa kategori laki-laki yang diidamkan sebagai suami oleh para wanita.

v  Beragama dan Berakhlak Mulia

Setiap wanita selalu mendambakan seorang laki-laki yang beragama baik, berakhlak mulia, dan taat beribadah. Laki-laki yang shalih berpotensi memberi jaminan rasa aman kepada masa depan keluarganya, bertanggung jawab dalam membina rumah tangga serta mendidik anak-anaknya. Laki-laki semacam ini, apabila ia mencintai, maka akan menjadi mulia siapapun yang dicintainya. Dan apabila ia membenci, maka ia tidak akan menzaliminya.

v  Berkepribadian Tangguh, Berpendidikan Teguh, dan Suka Bekerja Keras

Wanita menyukai laki-laki berkepribadian tangguh dan berpendidikan teguh yang tidak goyah mempertahankan prinsip kebenaran, sehingga keberadaannya senantiasa disegani orang. Laki-laki yang kuat bukanlah laki-laki diktator yang selalu ingin menang sendiri. Laki-laki kuat adalah seorang laki-laki yang mampu menghadapi berbagai macam tantangan dan problema hidup, semangat bekerja untuk menafkahi keluarga, tegas dalam kebenaran serta mencintai segala kebaikan.

v  Penuh Perhatian, Memahami Tabiat dan Perasaan Wanita

Wanita merindukan laki-laki yang santun, memahami perasaan dan tabiatnya, memperlakukannya dengan lemah lembut, dan mencintainya dengan tulus. Wanita sangat sedih jika berdampingan dengan laki-laki egois yang hanya ingin menang sendiri, suka mencela dan menghina, atau laki-laki yang hanya mau dicintai tapi tidak pandai memilihara cinta.

v  Santun dan Dermawan

Sifat bakhil adalah akhlak tercela yang sangat di benci oleh Allah Ta’ala, sebagaimana firmanNya,

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil atas harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya itu menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.” (Qs. Ali Imran: 180)




Wanita sangat berharap mempunyai pendamping hidup yang dermawan dan membenci laki-laki yang bakhil. Kedermawanan seorang laki-laki menjadi tanda perhatian dan kasih sayang yang tulus kepada keluarganya. Laki-laki yang shalih akan memanfaatkan hartanya untuk kebaikan, bukan hanya untuk keluarga dan kerabatnya, namun juga untuk ummat dan masyarakat.

v  Pemberani dan Kuat

Wanita mencintai laki-laki pemberani dan kuat, sebaliknya sangat membenci laki-laki pengecut dan lemah. Laki-laki pemberani sanggup menghadapi segala masalah secara ksatria, arif dan bijkasana, sehingga seorang wanita merasa aman dan tenang karena mempunyai tempat berteduh dan bergantung setelah Allah Ta’ala.

v  Bersih dan Rapih

Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kerapihan, karena itu merupakan tanda keimanan kepada Allah.

Hampir semua wanita akan terpesona dan terpikat kepada laki-laki yang berpenampilan bersih dan rapih. Sebaliknya, dia akan menghindari laki-laki yang berpenampilan kusut, kumuh, tidak menjaga kerapihan dan kebersihannya.

v  Bersahaja dan Pandai Menjaga Rahasia

Wanita mendambakan laki-laki bersahaja yang pandai menjaga rahasia, setia memegang janji, amanah dalam memelihara kehormatan, dan tidak mudah mengobrbal rahasia rumah tangga kepada orang lain, terutama mengenai kekurangan istrinya.

v  Terpandang, Memiliki Status Sosial, dan Popularitas

Banyak wanita yang bangga memiliki suami terpandang, berstatus sosial mapan, berkedudukan tinggi, popularitas tidak tersaingi, serta kewibawaan dan keilmuannya yang tidak diragukan. Semua itu akan menjadi nikmat jika bersanding dengan sifat takwa dan tawadhu dan akan menjadi petaka bila disikapi dengan ujub dan sombong.

       Sebaik-baik bekal dalam berumah tangga adalah ketakwaan seperti yang telah ditegaskan Allah Ta’ala dalam firmanNya,

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa, dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.”(Al-Baqarah: 197)

v  Ceria dan Jenaka

Tidak ada seorang pun yang menginginkan kehidupan yang tegang, murung, bermuka masam, selalu marah-marah, tidak ada canda ria maupun senyuman. Kondisi seperti itu hanya akan membuat hidup kurang bergairah dan beban hidup semakin terasa berat. Setiap wanita mendambakan sosok pendamping yang serius tapi rileks dan pandai bercanda, yang mampu mengubah suasana murung dan duka menjadi ceria dan santai.

v  Memiliki Rasa Cemburu

Wanita tidak menyukai laki-laki yang mudah menuduh dan meragukan istrinya tetapi bangga jika memiliki pendamping yang mempunyai rasa cemburu pada dirinya, asalkan bukan cemburu buta. Sebab rasa cemburu adalah tanda cinta dan menjadi bukti perhatian sang suami kepada sang istri.

v  Mencintai Istri Secara Tulus

Sudah menjadi fitrah seorang wanita jika ingin dicintai secara tulus oleh laki-laki. Ketulusan cinta seorang suami akan mendatangkan ketenangan bagi wanita yang menjadi istrinya.

v  Setia dan Suka Membantu Kesulitan Istri

Setiap wanita pasti merindukan pendamping yang setia, tidak mengkhianti cintanya, memperlakukannya secara wajar dan manusiawi, serta mengakui keberadaannya dan melindungi kesuciannya.

 

 

 

 

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 25-37, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 

 

Kamis, 08 Oktober 2020

Jalan Mulus Menuju Pelaminan

Jalan Mulus Menuju Pelaminan


Mendaptakan pasangan hidup yang ideal tidak semudah yang kita bayangkan, namun juga tidak sesulit yang digambarkan sebagian orang. Kehidupan rumah tangga tidak seindah cerita Romeo dan Juliet yang selalu romantis, bertabur kasih sayang dan kemesraan, dan tidak juga sesulit yang dibayangkan bahwa rumah tangga banyak kesulitan dan kerumitan. Semua urusan termasuk pernikahan bila dijalankan dengan tulus dan berbekal ketakwaan akan dimudahkan, dan akan meraih berbagai macam kemuliaan.


Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash berkata bahwa Rasulullah pernah ditanya, Wahai Rasulullah siapakah manusia paling mulia? Beliau menjawab,

“Setiap orang yang baik hati dan jujur lisan. Mereka bertanya, Kami mengerti tentang jujur lisan. Apakah maksud baik hati?  Beliau bersabda, Setiap orang yang bertakwa lagi bersih, tidak berdosa, tidak sombong, tidak iri hati dan tidak hasad.” (Shahih : Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunannya, no. 4216 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihah, no.948)

Pernikahan harus dibangun di atas dasar agama yang murni dan pemikiran yang realistis, yang tidak hanya mengedepankan perasaan cinta, dan kasih sayang dari pasangannya. Pernikahan adalah sebuah perjuangan menghadapi realita hidup, dan suatu pengabdian memikul beban tanggung jawab agama, serta bentuk jihad untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga secara bersama-sama.

Agar sukses dalam memilih jodoh dan lancar menuju pelaminan, masing-masing pasangan baik laki-laki ataupun wanita, harus menentukan langkah dan sikap sebagai berikut:

v  Memilih calon pasangan haruslah yang seakidah.

v  Harus merasa puas terhadap calon pasangannya.

v Saling ridha dan tulus ikhlas dalam menerima kondisi masing-masing pasangan.

v Paham terhadap kebutuhan keluarga dan sensitif terhadap masalah rumah tangga.

v Siap memikirkan setiap permasalahan rumah tangga secara bersama dan berkemauan tinggi untuk menuntaskannya.

v Akan lebih baik bila memiliki latar belakang yang sama pada masing-masing pasangan, baik dari sisi pengetahuan, pemikiran, kejiwaan, atau pemahaman.

v Menjadi lebih baik jika setara dan sederajat dalam status sosial, ekonomi, dan pendidikan.

v Memahami dengan baik cara komunikasi dan metode hubungan pasutri.

v Masing-masing pasangan harus menerima kelebihan dan kekurangan yang ada, bersungguh-sungguh untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, dan membina ikatan pernikahan dengan istiqamah.

v Pasutri harus membangun komunikasi yang hidup dan harmonis serta mempunyai standarisasi dalam mengelola rumah tangga.

v Saling menjaga perasaan, tidak saling menyakiti dengan penghinaan dan pelecehan terhadap harga diri dan status.

v Semua pihak mempunyai kesadaran tinggi dan kemauan kuat untuk menuaikan  setiap tanggung jawab rumah tangga.

v Meminimalisir segala sesuatu yang memicu ketegangan rumah tangga dan tidak mengangkat maslah sensitif yang bisa melukai perasaan, terutama seputar masalah hubungan intim.

v Bermusyawarah dengan orang-orang yang amanah yang bisa membantu menyelesaikan problem rumah tangga.

v Rumah tangga kadang-kadang melintasi batu terjal yang mengganggu kemesraan. Apabila ada masalah seperti, pasangan harus berusaha memahami penyebabnya dan mencari jalan keluar terbaik, dan pandai-pandai menjaga kemesraan, keharmonisan serta keromantisan rumah tangga.

v Pasangan yang mau menikah hendaknya memeriksakan diri ke dinas kesehatan.

v Mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dari mulai proses ta’aruf, khitbah, walimah, hingga pasca nikah, agar semua berjalan sesuai dengan aturan syariat yang mulia.

v Membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat. Hal ini bisa ditempuh dengan cara menghadiri kajian ilmiah atau membaca buku-buku agama yang terkait dengan akidah maupun akhlak, dan lebih khusus lagi membaca buku-buku yang mengupas persiapan berumah tangga.

v Bagi orang tua wanita, hendaknya menekankan pendidikan kepada putri mereka tentang persiapan menjadi ibu rumah tangga.

v  Mengenali serta memahami hak dan kewajiban rumah tangga secara baik.

v Meluruskan niat menikah untuk selamanya, bukan hanya main-main atau sekedar coba-coba.

v Jangan suka mengelak dari tanggung jawab dengan alasan yang dibuat-buat.

v  Membebaskan diri dari belenggu tradisi yang telah mengakar di masyarakat yang merusak dan membelit tatanan kehidupan. Semua pihak harus mengembalikan segala permasalahan dalam rumah tangga kepada aturan syariat yang hanif.

v  Hendaknya masing-masing calon pengantin bersikap terus terang dalam segala hal.

v Jangan berfikir bahwa suksenya pernikahan harus memiliki materi berlimpah, kendaraan mewah, rumah megah, atau perabotan lux dan lengkap. Apalagi jika hal itu diperoleh dengan memaksakan kredit atau utang, hal itu akan mengurangi kenyamanan dan mengganggu kebahagiaan berumah tangga.

v  Menentukan skala prioritas dalam memilih jodoh agar tercipta ketenangan dan keharmonisan hidup. Jangan salah mengambil pengalaman orang lain. Misalnya, mendengar kasus perceraian yang dialami keluarga atau temannya serta merta menolak menikah karena takut akan menimpanya.

v  Mencari informasi yang tepat tentang pernikahan sesuai dengan syariat islam dan menjauhi alasan yang tidak masuk akal yang menyebabkan kebingungan dalam mengambil keputusan dan rasa takut dari sesuatu yang sebenarnya tidak ada dalam kenyataan. Banyak orang yang mudah menerima tawaran untuk menikah tetapi bukan dorongan dari lubuk hati dan kesadaran yang mendalam. Sementara manusia paling paham terhadap dirinya sendiri. Allah Ta’ala berfirman,

“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri. Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.” (Al-Qiyamah: 14-15)

Hal-hal yang dimulai dengan sesuatu yang salah akan menghasilkan sesuatu yang salah juga. Banyak diantara orang yang menikah, menampilkan dirinya yang tidak sebenarnya dan mereka seolah menikmati kepalsuan tersebut serta menganggap biasa perilaku tersebut. Keaslian watak dan tabiat pasti akan tersingkap dengan segera. Waktulah yang akan membuktikan itu semua.

 

 

 

 

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 16-23, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.