Rabu, 14 Oktober 2020

Wanita Idaman Pria

Wanita Idaman Pria

Wanita seperti apakah yang disukai oleh laki-laki? Apakah anda termasuk di dalamnya?Inilah wanita-wanita yang cenderung disukai secara umum oleh mayoritas laki-laki, dan diimpikan menjadi pasangan hidupnya.

v  Wanita Beragama dan Ahli Ibadah

Kaum laki-laki yang berakal akan memilih wanita yang kuat agamanya. Sebab, wanita yang mengamalkan agamanya dengan baik pasti akan takut kepada Allah, baik saat bermuamalah dengan suaminya maupun dengan orang-orang di sekitarnya.

v  Berakhlak Mulia

Akhlak yang mulia merupakan cerminan baiknya agama seseorang. Wanita yang berakhlak mulia selalu memperhatikan sikap, perbuatan, dan perkataannya saat bergaul dengan orang lain, terutama kepada suami atau keluarganya. Berusaha mempererat hubungan dengan suaminya dan menumpuk benih-benih cinta agar tercipta ketenangan jiwa sebagaimana yang dikehendaki Allah Ta’ala, sehingga yang terdengar di tengah keluarganya hanya perkataan manis yang mencerminkan rasa kasih sayang, sebagaimana sabda Rasulullah ,

“Sesungguhnya orang yang paling baik di antara kalian adalah yang bagus akhlaknya. (Shahih: Diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam shahihnya, no.3559)



v  Berparas Cantik dan Menawan Hati

Tidak ada laki-laki yang tidak tertarik dengan wanita yang cantik dan seksi mempesona, anggun penampilannya, serta indah tatapan matanya. Namun, sebaiknya laki-laki memilih wanita yang cantiknya sedang saja. Janganlah memilih wanita yang sangat cantik, karena wanita semacam ini cenderung membanggakan kecantikannya. Ia tidak merasa rugi sekiranya kehilangan suami, karena yakin akan banyak laki-laki lain yang mau menerimanya sebagai istri. Wanita yang memiliki pemikiran semacam ini cenderung bersikap manja dan berlaku tidak sopan kepada suaminya. Tapi, jangan pula memilih wanita yang terlalu kurang kecantikanya karena akan mengurangi hangatnya cinta.

v  Cerdas dan Terampil

Utamakan wanita yang cerdas, cerdik, tenang, tidak mudah panik dalam menghadapi masalah, serta terampil dan cekatan menyelesaikan tugas-tugas rumah tangga.

v  Memiliki Status Sosial Terhormat

Kaum laki-laki cenderung memilih wanita yang sederajat dalam status sosial agar ia tidak mudah menyombongkan diri dan tidak mudah mencela suaminya.

v  Sehat Jasmani dan Ruhani

Kesehatan dan kebugaran jasmani sangat diperlukan karena bisa menjadi faktor penumbuh kemesraan dan kebahagian, sedangkan kesehatan ruhani memberi ketenangan.

v  Wanita Sederhana

Kaum laki-laki mengutamakan wanita yang sederhana untuk ia pilih sebagai pedamping hidupnya. Mereka cenderung menghindari wanita yang boros, sebab sifat boros sangat tercela, sebagaimana firman Allah Ta’ala,

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah temanya setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhan nya.” (Al-Isra:27)

v  Memiliki Keterampilan Mengatur Rumah Tangga

Setiap laki-laki berharap mendapatkan pendamping hidup seorang wanita yang pandai mengatur dan menguasi masalah rumah tangga, dari mulai membersihkan rumah, memasak, sampai mengurus anak-anaknya.

v  Wanita yang Siap Hidup Sengsara

Wanita yang memahami makna pernikahan pasti menyadari pentingnya memelihara kehormatan, suka membantu, memiliki sifat qonaah, sederhana, serta siap hidup sengsara. Jauhilah wanita yang memandang kehidupan pernikahan bagaikan burung yang bebas terbang di angkasa, atau seperti kupu-kupu yang dapat berpindah-pindah di antara popohonan sesuka hatinya, atau seorang wanita yang hanya bisa hidup manja.

Semua faktor tersebut di atas memang mempunyai pengaruh, akan tetapi bukan faktor utama dan mendasar untuk meraih kebahagian pernikahan. “Kebahagian pernikahan dapat diperoleh lewat tangan istri. Istrilah yang dapat mengubah rumahnya menjadi surga ataukah menjadi neraka yang dipenuhi dengan bara api.

Janganlah kamu anggap karena faktor harta maka hidup menjadi bahagia. Betapa banyak wanita kaya raya namun suami mereka kabur dari sisinya. Jangan pula kamu anggap karena faktor anak-anak yang cerdas kehidupan menjadi mesra, karena ada wanita yang melahirkan sepuluh anak, namun suaminya justru merendahkannya atau bahkan menceraikannya.

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 47-60, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 


Senin, 12 Oktober 2020

Laki-Laki Yang Belum Pantas Menikah

 

Laki-Laki Yang Belum Pantas Menikah

 

Teruntuk para wanita apakah kalian tahu seperti apakah laki-laki yang belum pantas untuk menikah? Jangan sampai kalian menikah dengan laki-laki seperti ini yaa......

Berikut diantaranya sifat laki-laki yang belum pantas menikah :

Ø  Laki-laki “Anak Mama”

Jangan tertipu dengan penampilannya yang mungkin sangat baik; tutur katanya lembut, perasaannya sensitif, gayanya manja, penampilanya gemulai, serta lebih senang menghabiskan sebagian waktunya di rumah saja.

Ø  Laki-laki Pelit

Laki-laki pelit biasanya memiliki banyak uang, tetapi tidak begitu terlihat secara kasat mata, baik di dalam acara-acara resepsi atau pertemuan-pertemuan, kecuali bila ia diundang secara resmi. Satu hal lagi, laki-laki semacam ini cenderung terlambat menikah hingga usia tua.


Jika berhadapan dengan laki-laki pelit, hendaknya seorang wanita yang bakal menjadi calon istrinya berani mengatakan, “Aku adalah wanita yang paling boros di muka bumi ini.”

Ø  Pecandu Olahraga

Laki-laki pecandu olahraga senang memiliki badan tegap, pemberani, selalu siap diajak bermain bola atau olahraga yang dia sukai untuk menghilangkan stres, dan selalu mengutamakan pakaian, gaya dan penampilannya sport.

Ø  Pecandu Mode Pakaian

Anda pernah bertemu laki-laki dengan dandanan sangat rapih, sangat percaya diri, dan tidak pernah ketinggalan mode? Laki-laki semacam itu adalah tipe laki-laki pecandu mode pakaian. Pengetahuannya tentang dunia mode selalu up to date dan hhafal segala merek.

Ø  Laki-laki Suka Berganti-ganti Wanita

Laki-laki yang suka berganti-ganti wanita tidak selalu tampan. Mungkin saja memiliki penampilan yang biasa saja. Standar, tidak terlalu ganteng tapi juga tidak jelek. Pada diri laki-laki semacam ini, biasanya terdapat sesuatu yang membuat wanita terpikat dan jatuh hati karena ia terlihat baik. Bisa jadi karena dia selalu memperlakukan wanita dengan perlakuan istimewa, bahkan semua mendapatkan cinta dan perhatian yang sama.

Ø  Pengkhayal dan Tidak Punya Pendirian

Laki-laki pengkhayal, jika sekilas dipandang akan terlihat teduh, tidak banyak bicara, kalem, suaranya lembut, komunikasinya lamban, dan terkadang keberadaanya di tengah komunitas tidak menonjol. Daya tariknya terletak pada sifatnya yang diselubungi misteri.

Seorang wanita yang pertama kali mengenalnya akan merasakan sesuatu misteri yang membuatnya penasaran. Laki-laki semacam ini lebih senang mendengar dari pada berbicara, dan anda akan dibuat terkesima saat dia tersenyum dan menunjukkan kelembutannya.

Ø  Pengarang Cerpen atau Roman

Laki-laki pengarang cerpen sering kita jumpai dengan penampilan sebagai berikut, mengenakan kacamata eksotis, selalu memegang majalah atau buku, ketika berbicara sekilas tampak sangat luas pengetahuannya dan mengaku tahu banyak tentang tabiat dan kejiwaan orang.

Ø  Pecandu Pekerjaan dan Profesi

Anda mungkin pernah bertemu dengan seorang laki-laki yang sangat serius dalam memerhatikan profesi dan pekerjaan, sangat cerdas dalam mengatur masa depan ekonomi, banyak cita-cita dan harapan dalam bisnis, dan kurang mempunyai waktu sepanjang hari. Ya, laki-laki semacam inilah yang disebut laki-laki pecandu pekerjaan dan profesi.

Laki-laki ini mampu memikat wanita saat pertama kali berkenalan, dengan gayanya yang menawan dan tampak selalu sukses dalam setiap kegiatannya. Namun, sebelum anda memutuskan untuk menikah dengannya hendaknya anda memikirkan keadaan kehidupan nanti pasca-pernikahan, karena laki-laki pecandu pekerjaan seperti ini, setiap saat selalu merasa waktunya sempit karena banykanya rencana hidup. 

Ø  Laki-laki Sok Romantis

Laki-laki sok romantis berperangai lemah-lembut, tutur katanya sangat romantis, tidak mempunyai banyak teman, dan sejak matahari terbit hingga terbenam hidupnya hanya ingin diabadikan untuk anda. Saat pertama kali mengenalnya, mungkin sikap tersebut mengelitik perasaan anda.

Laki-laki semacam ini memiliki sifat yang sangat sensitif. Semua temannya sepakat bahwa dia hanya ingin anda mencintainya dengan tulus, maka dia akan mencintai anda dengan tulus juga.

Dia selalu siap melakukan apa saja untuk anda. Bahkan dia bersedia menemani anda sepanjang waktu. Namun, ada yang harus anda waspadai karena sikapnya tersebut menuntut anda untuk setiap saat menemaninya dan bermesraan dengannya.

Ø  Dingin Terhadap Wanita

Penampilan laki-laki yang dingin terhadap wanita adalah, ia sangat bersemangat menetap hidup, ceria, dan senang berbicara soal politik. Ia juga sangat pandai mengatur waktu untuk mengatur jadwalnya bertemu orang lain.

Laki-laki semacam ini mungkin saja memikat hati anda karena saat pertama mengenalnya, ia sangat antusias berbicara masalah wanita dan gender, sehingga anda merasa akan mendapatkan segala kemuliaan dan kehormatan jika hidup bersamanya. Dan, suatu hal yang paling menarik darinya adalah ia sama sekali tidak suka acara olahraga.

Tapi, laki-laki semacam ini tidak akan mau berkorban seperti yang anda lakukan karena itu bertentangan dengan prinsipnya. Misalnya, ia tidak mau membayar ketika makan bersama di rumah makan, atau ia tidak mau membantu ketika anda sedang membutuhkan bantuannya. Dia pun sangat pandai berkelit dan melepaskan diri dari tanggung jawab materi yang harus ia tunaikan kepada anda dengan alasan untuk kepentingan dan kesejahteraan masa depannya.

Terhadap laki-laki semacam ini, jangan ragu-ragu mengatakan, “Aku suka laki-laki mandiri dan realistis yang bisa menjadi tempat bergantung dalam hidup.”

 Okay girls....mungkin hanya segitu yang bisa saya share untuk kalian, dan teruntuk para wanita yang akan menikah jangan sampai salah pilih pasangan hidup yaa hihii....

Semoga bermanfaat :)

.

.

.

.

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 38-47, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

  

Jumat, 09 Oktober 2020

Laki-Laki Dambaan Wanita

 

Laki-Laki Dambaan Wanita

Laki-laki seperti apakah yang disukai oleh wanita? Apakah anda termasuk di dalamnya? Inilah beberapa kategori laki-laki yang diidamkan sebagai suami oleh para wanita.

v  Beragama dan Berakhlak Mulia

Setiap wanita selalu mendambakan seorang laki-laki yang beragama baik, berakhlak mulia, dan taat beribadah. Laki-laki yang shalih berpotensi memberi jaminan rasa aman kepada masa depan keluarganya, bertanggung jawab dalam membina rumah tangga serta mendidik anak-anaknya. Laki-laki semacam ini, apabila ia mencintai, maka akan menjadi mulia siapapun yang dicintainya. Dan apabila ia membenci, maka ia tidak akan menzaliminya.

v  Berkepribadian Tangguh, Berpendidikan Teguh, dan Suka Bekerja Keras

Wanita menyukai laki-laki berkepribadian tangguh dan berpendidikan teguh yang tidak goyah mempertahankan prinsip kebenaran, sehingga keberadaannya senantiasa disegani orang. Laki-laki yang kuat bukanlah laki-laki diktator yang selalu ingin menang sendiri. Laki-laki kuat adalah seorang laki-laki yang mampu menghadapi berbagai macam tantangan dan problema hidup, semangat bekerja untuk menafkahi keluarga, tegas dalam kebenaran serta mencintai segala kebaikan.

v  Penuh Perhatian, Memahami Tabiat dan Perasaan Wanita

Wanita merindukan laki-laki yang santun, memahami perasaan dan tabiatnya, memperlakukannya dengan lemah lembut, dan mencintainya dengan tulus. Wanita sangat sedih jika berdampingan dengan laki-laki egois yang hanya ingin menang sendiri, suka mencela dan menghina, atau laki-laki yang hanya mau dicintai tapi tidak pandai memilihara cinta.

v  Santun dan Dermawan

Sifat bakhil adalah akhlak tercela yang sangat di benci oleh Allah Ta’ala, sebagaimana firmanNya,

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil atas harta yang Allah berikan kepada mereka dari karuniaNya itu menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat.” (Qs. Ali Imran: 180)




Wanita sangat berharap mempunyai pendamping hidup yang dermawan dan membenci laki-laki yang bakhil. Kedermawanan seorang laki-laki menjadi tanda perhatian dan kasih sayang yang tulus kepada keluarganya. Laki-laki yang shalih akan memanfaatkan hartanya untuk kebaikan, bukan hanya untuk keluarga dan kerabatnya, namun juga untuk ummat dan masyarakat.

v  Pemberani dan Kuat

Wanita mencintai laki-laki pemberani dan kuat, sebaliknya sangat membenci laki-laki pengecut dan lemah. Laki-laki pemberani sanggup menghadapi segala masalah secara ksatria, arif dan bijkasana, sehingga seorang wanita merasa aman dan tenang karena mempunyai tempat berteduh dan bergantung setelah Allah Ta’ala.

v  Bersih dan Rapih

Islam sangat memperhatikan kebersihan dan kerapihan, karena itu merupakan tanda keimanan kepada Allah.

Hampir semua wanita akan terpesona dan terpikat kepada laki-laki yang berpenampilan bersih dan rapih. Sebaliknya, dia akan menghindari laki-laki yang berpenampilan kusut, kumuh, tidak menjaga kerapihan dan kebersihannya.

v  Bersahaja dan Pandai Menjaga Rahasia

Wanita mendambakan laki-laki bersahaja yang pandai menjaga rahasia, setia memegang janji, amanah dalam memelihara kehormatan, dan tidak mudah mengobrbal rahasia rumah tangga kepada orang lain, terutama mengenai kekurangan istrinya.

v  Terpandang, Memiliki Status Sosial, dan Popularitas

Banyak wanita yang bangga memiliki suami terpandang, berstatus sosial mapan, berkedudukan tinggi, popularitas tidak tersaingi, serta kewibawaan dan keilmuannya yang tidak diragukan. Semua itu akan menjadi nikmat jika bersanding dengan sifat takwa dan tawadhu dan akan menjadi petaka bila disikapi dengan ujub dan sombong.

       Sebaik-baik bekal dalam berumah tangga adalah ketakwaan seperti yang telah ditegaskan Allah Ta’ala dalam firmanNya,

“Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa, dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.”(Al-Baqarah: 197)

v  Ceria dan Jenaka

Tidak ada seorang pun yang menginginkan kehidupan yang tegang, murung, bermuka masam, selalu marah-marah, tidak ada canda ria maupun senyuman. Kondisi seperti itu hanya akan membuat hidup kurang bergairah dan beban hidup semakin terasa berat. Setiap wanita mendambakan sosok pendamping yang serius tapi rileks dan pandai bercanda, yang mampu mengubah suasana murung dan duka menjadi ceria dan santai.

v  Memiliki Rasa Cemburu

Wanita tidak menyukai laki-laki yang mudah menuduh dan meragukan istrinya tetapi bangga jika memiliki pendamping yang mempunyai rasa cemburu pada dirinya, asalkan bukan cemburu buta. Sebab rasa cemburu adalah tanda cinta dan menjadi bukti perhatian sang suami kepada sang istri.

v  Mencintai Istri Secara Tulus

Sudah menjadi fitrah seorang wanita jika ingin dicintai secara tulus oleh laki-laki. Ketulusan cinta seorang suami akan mendatangkan ketenangan bagi wanita yang menjadi istrinya.

v  Setia dan Suka Membantu Kesulitan Istri

Setiap wanita pasti merindukan pendamping yang setia, tidak mengkhianti cintanya, memperlakukannya secara wajar dan manusiawi, serta mengakui keberadaannya dan melindungi kesuciannya.

 

 

 

 

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 25-37, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 

 

Kamis, 08 Oktober 2020

Jalan Mulus Menuju Pelaminan

Jalan Mulus Menuju Pelaminan


Mendaptakan pasangan hidup yang ideal tidak semudah yang kita bayangkan, namun juga tidak sesulit yang digambarkan sebagian orang. Kehidupan rumah tangga tidak seindah cerita Romeo dan Juliet yang selalu romantis, bertabur kasih sayang dan kemesraan, dan tidak juga sesulit yang dibayangkan bahwa rumah tangga banyak kesulitan dan kerumitan. Semua urusan termasuk pernikahan bila dijalankan dengan tulus dan berbekal ketakwaan akan dimudahkan, dan akan meraih berbagai macam kemuliaan.


Dari Abdullah bin Amr bin ‘Ash berkata bahwa Rasulullah pernah ditanya, Wahai Rasulullah siapakah manusia paling mulia? Beliau menjawab,

“Setiap orang yang baik hati dan jujur lisan. Mereka bertanya, Kami mengerti tentang jujur lisan. Apakah maksud baik hati?  Beliau bersabda, Setiap orang yang bertakwa lagi bersih, tidak berdosa, tidak sombong, tidak iri hati dan tidak hasad.” (Shahih : Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunannya, no. 4216 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahihah, no.948)

Pernikahan harus dibangun di atas dasar agama yang murni dan pemikiran yang realistis, yang tidak hanya mengedepankan perasaan cinta, dan kasih sayang dari pasangannya. Pernikahan adalah sebuah perjuangan menghadapi realita hidup, dan suatu pengabdian memikul beban tanggung jawab agama, serta bentuk jihad untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga secara bersama-sama.

Agar sukses dalam memilih jodoh dan lancar menuju pelaminan, masing-masing pasangan baik laki-laki ataupun wanita, harus menentukan langkah dan sikap sebagai berikut:

v  Memilih calon pasangan haruslah yang seakidah.

v  Harus merasa puas terhadap calon pasangannya.

v Saling ridha dan tulus ikhlas dalam menerima kondisi masing-masing pasangan.

v Paham terhadap kebutuhan keluarga dan sensitif terhadap masalah rumah tangga.

v Siap memikirkan setiap permasalahan rumah tangga secara bersama dan berkemauan tinggi untuk menuntaskannya.

v Akan lebih baik bila memiliki latar belakang yang sama pada masing-masing pasangan, baik dari sisi pengetahuan, pemikiran, kejiwaan, atau pemahaman.

v Menjadi lebih baik jika setara dan sederajat dalam status sosial, ekonomi, dan pendidikan.

v Memahami dengan baik cara komunikasi dan metode hubungan pasutri.

v Masing-masing pasangan harus menerima kelebihan dan kekurangan yang ada, bersungguh-sungguh untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga, dan membina ikatan pernikahan dengan istiqamah.

v Pasutri harus membangun komunikasi yang hidup dan harmonis serta mempunyai standarisasi dalam mengelola rumah tangga.

v Saling menjaga perasaan, tidak saling menyakiti dengan penghinaan dan pelecehan terhadap harga diri dan status.

v Semua pihak mempunyai kesadaran tinggi dan kemauan kuat untuk menuaikan  setiap tanggung jawab rumah tangga.

v Meminimalisir segala sesuatu yang memicu ketegangan rumah tangga dan tidak mengangkat maslah sensitif yang bisa melukai perasaan, terutama seputar masalah hubungan intim.

v Bermusyawarah dengan orang-orang yang amanah yang bisa membantu menyelesaikan problem rumah tangga.

v Rumah tangga kadang-kadang melintasi batu terjal yang mengganggu kemesraan. Apabila ada masalah seperti, pasangan harus berusaha memahami penyebabnya dan mencari jalan keluar terbaik, dan pandai-pandai menjaga kemesraan, keharmonisan serta keromantisan rumah tangga.

v Pasangan yang mau menikah hendaknya memeriksakan diri ke dinas kesehatan.

v Mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang dari mulai proses ta’aruf, khitbah, walimah, hingga pasca nikah, agar semua berjalan sesuai dengan aturan syariat yang mulia.

v Membekali diri dengan ilmu yang bermanfaat. Hal ini bisa ditempuh dengan cara menghadiri kajian ilmiah atau membaca buku-buku agama yang terkait dengan akidah maupun akhlak, dan lebih khusus lagi membaca buku-buku yang mengupas persiapan berumah tangga.

v Bagi orang tua wanita, hendaknya menekankan pendidikan kepada putri mereka tentang persiapan menjadi ibu rumah tangga.

v  Mengenali serta memahami hak dan kewajiban rumah tangga secara baik.

v Meluruskan niat menikah untuk selamanya, bukan hanya main-main atau sekedar coba-coba.

v Jangan suka mengelak dari tanggung jawab dengan alasan yang dibuat-buat.

v  Membebaskan diri dari belenggu tradisi yang telah mengakar di masyarakat yang merusak dan membelit tatanan kehidupan. Semua pihak harus mengembalikan segala permasalahan dalam rumah tangga kepada aturan syariat yang hanif.

v  Hendaknya masing-masing calon pengantin bersikap terus terang dalam segala hal.

v Jangan berfikir bahwa suksenya pernikahan harus memiliki materi berlimpah, kendaraan mewah, rumah megah, atau perabotan lux dan lengkap. Apalagi jika hal itu diperoleh dengan memaksakan kredit atau utang, hal itu akan mengurangi kenyamanan dan mengganggu kebahagiaan berumah tangga.

v  Menentukan skala prioritas dalam memilih jodoh agar tercipta ketenangan dan keharmonisan hidup. Jangan salah mengambil pengalaman orang lain. Misalnya, mendengar kasus perceraian yang dialami keluarga atau temannya serta merta menolak menikah karena takut akan menimpanya.

v  Mencari informasi yang tepat tentang pernikahan sesuai dengan syariat islam dan menjauhi alasan yang tidak masuk akal yang menyebabkan kebingungan dalam mengambil keputusan dan rasa takut dari sesuatu yang sebenarnya tidak ada dalam kenyataan. Banyak orang yang mudah menerima tawaran untuk menikah tetapi bukan dorongan dari lubuk hati dan kesadaran yang mendalam. Sementara manusia paling paham terhadap dirinya sendiri. Allah Ta’ala berfirman,

“Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri. Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.” (Al-Qiyamah: 14-15)

Hal-hal yang dimulai dengan sesuatu yang salah akan menghasilkan sesuatu yang salah juga. Banyak diantara orang yang menikah, menampilkan dirinya yang tidak sebenarnya dan mereka seolah menikmati kepalsuan tersebut serta menganggap biasa perilaku tersebut. Keaslian watak dan tabiat pasti akan tersingkap dengan segera. Waktulah yang akan membuktikan itu semua.

 

 

 

 

Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 16-23, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 

 

Selasa, 06 Oktober 2020

Kriteria Calon Istri

 

Kriteria Calon Istri


Ada beberapa nasihat yang bermanfaat dan dapat memberikan hasil memuaskan ketika mencari pasangan hidup dengan izin Allah Ta’ala, di antaranya:

1.    Pilihlah wanita yang kuat agamanya dan mulia akhlaknya, karena Rasulullah telah berwasiat kepada kita tentang hal tersebut dalam sabdanya,

“Wanita dinikahi karena empat perkara: karena kehormatanya, hartanya, kecantikanya, dan agamanya. Maka pilihlah yang mempunyai agama niscaya kamu akan bahagia.” (Shahih: HR. Imam Bukhari no.5090, Imam Muslim 1466)



2.    Wanita yang mengamalkan agamanya dengan baik akan takut kepada Allah Ta’ala dalam bermuamalah dengan suami dan semua orang yang ada di rumahnya. Ia tidak akan menimbulkan masalah.

3.    Baik atau buruknya akhlak seorang wanita, sedikit banyak bisa diketahui dengan melihat perilaku ibu, bibi-bibi, dan saudari-saudarinya.

4.    Pilihlah wanita yang kecantikannya sedang. Janganlah memilih wanita yang sangat cantik, karena ia akan berbangga diri dengan kecantikannya. Jangan pula memilih yang terlalu jelek yang tidak ada tandingannya dengan wanita lain.

5.  Utamakan wanita yang cerdas dan pembawaan nya tenang. Hal tersebut bisa diketahui dengan memperhatikan caranya bermuamalah kepada orang tua atau saudaranya.

6.    Pilihlah wanita yang sederajat dalam status sosial agar ia tidak menyombongkan diri dan suaminya tidak terhina gara-gara kesombongan istrinya.

7.   Pilihlah wanita yang memiliki wawasan yang luas dalam beraktivitas. Dari segi karakter pribadi ia tidak mengurangi tugas-tugasnya, dan tidak terbelakang dari teman-temanya.

8.    Pastikan kesehatanya, terhindar dari berbagai penyakit dan kekurangan sedapat mungkin.

9.    Pilihlah wanita yang sederhana dalam permintaan dan tuntutannya. Jauhilah wanita boros, senang hidup glamour, dan suka mengkhayal.

10. Carilah wanita yang terlatih dan terbiasa bekerja di dalam keluarganya, karena hal itu akan sangat dibutuhkan kelak setelah berumah tangga.

11.   Jauhilah wanita yang suka bersolek dan tidak mau bekerja di dapur.

12. Pilihlah wanita yang paham akan makna pernikahan, memelihara kehormatan, suka membantu, bersifat qana’ah, dan sederhana.

13. Jauhilah wanita yang memandang kehidupan pernikahan bagaikan burung yang terbang di angkasa dan dapat berpindah-pindah dari pohon satu ke pohon lainnya.

 

 

 


Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 13-16, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.

 

Minggu, 04 Oktober 2020

Kriteria Calon Suami


Kriteria Calon Suami

Banyak kriteria yang diajukan para gadis dan keluarganya pada saat menerima calon suami yang datang untuk melamar. Ada yang realistis dan ada pula yang tidak logis. Secara umum, seorang wanita bisa memilih pendamping hidup karena nasab, agama, akhlak, pekerjaan, dan keserasian. Namun pilihan primer harus mengutamakan segi ilmu, akhlak, agama maupun sosial, Rasulullah bersabda :

“Apabila kamu didatangi orang yang kamu sukai agama dan akhlaknya, maka kawinkan ia. Jika kalian tidak melakukannya, maka akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang besar.” (Shahih: Imam at-Trimidzi no.1084-1085).

Perlu menjadi pertimbangan bersama bahwa semakin serasi dan setara status laki-laki dan wanita, peluang untuk meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam berkeluarga lebih besar, lebih terjamin tidak mengalami kegagalan. Adapun laki-laki yang pantas menjadi pendamping hidup wanita shalihah adalah sebagai berikut:

1.   Memiliki kejujuran dan keterbukaan. Sejak awal proses ta’aruf, sebaiknya calon suami tidak menyembunyikan sesuatu apapun kepada calon istri pada saat melamar, terkait dengan watak, kecondongan dan hobi.

2. Bertakwa, bersih, wara’, dan takut kepada Allah Ta’ala baik di tempat terbuka maupun tersembunyi. Ia tidak berbicara kepada istrinya kecuali membawa kedamaian, dan tidak bermuamalah dengannya kecuali muamalah yang baik. Ia tidak memberikan makanan dan pakaian kepada keluarganya kecuali yang halal.

3.   Laki-laki yang menjadikan agama dan akhlak sebagai tolak ukur memilih pasangan hidup. Ia lebih memperhatikan kualitas calon istri sebelum melihat penampilannya.

4. Laki-laki yang realistis dalam mengajukan tuntutan dan kebutuhan, sehingga tidak membebani istrinya dengan pekerjaan berat di dalam rumah maupun di luar rumah.

5. Laki-laki bijaksana yang mampu menyelesaikan setiap perselisihan dan tidak suka mengungkit-ungkit masalah yang telah lewat.

6.   Mampu memelihara kebersihan rohani dan tidak mengabaikan kebersihan jasmani, karena kedua-keduanya merupakan bagian dari syariat Islam. Menyukai hidup tertib dan disiplin, mampu membagi tugas harian dengan teratur untuk istri dan anak-anaknya, bersungguh-sungguh dan ikut serta dalam mendidik dan merawat anak-anak.

7. Seorang suami yang tidak banyak bepergian tanpa mengajak istri dan anak-anaknya. Apabila terpaksa bepergian dalam jangka waktu yang lama, ia membawa serta keluarganya.

8. Seorang suami membantu istrinya mempersiapkan diri menghadapi hari akhirat dengan mendorong nya untuk menghadiri majelis-majelis dzikir dan membantu meringankan bebannya.

9.  Laki-laki yang percaya pada kesucian dan akhlak istri sehingga ia tidak berburuk sangka kepadanya karena sebab-sebab yang sepele. Ia tidak menjadikan kecurigaan sebagai dasar dalam bermuamalah.

10. Mampu menjaga semua rahasia istri, tidak pernah menceritakan rahasia sekecil apapun kepada orang lain. Tidak suka memukul, menghina, dan mengejeknya.

11. Menafkahi istri dan anak-anaknya secara wajar, dengan tidak berlebihan dan tidak pula terlalu pelit, sebagaimana yang telah ditegaskan Rasulullah dalam sabdanya,

“Nikmat harta yang baik adalah yang dimiliki laki-laki yang shalih.”

(Shahih: Diriwayatkan oleh Imam al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah, 10/91,2495.)

12.Seorang suami yang berbicara kepada istri dengan cara  yang baik dan lembut serta menarik. Kata-kata yang baik yang memiliki pengaruh terhadap jiwa. Ketika istri berbicara, ia mendengar pendapatnya.

13. Mampu mempergauli istri secara makruf dan menghormatinya, sementara sang istri pun mengormatinya dan tidak merasa takut. Ia memuliakan istri dan mengangkat derajatnya, senang menasihatinya jika melakukan keselahan  sehingga istri merasa aman dan tenteram hidup bersamnya.

14. Seorang suami yang bersuka cita dengan segala nilai hikmah dan perbuatan yang baik serta amal shalih.

15. Seorang suami yang mencintai istrinya dan senantiasa memberi motivasi dalam beramal. Apabila menghukum istrinya maka ia lakukan dengan cara yang sangat bijaksana. Apabila marah, ia tetap bersikap adil, dan jika memberi ia sangat pemurah.

 



Sumber: Cerdas Memilih Jodoh, hal 10-13, Oleh Zainal Abidin bin Syamsuddin.